Showing posts with label Materi. Show all posts
Showing posts with label Materi. Show all posts

Wednesday, December 29, 2010

Contoh Aplikasi pada Manajemen Proyek dan Resiko

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan menghadapi suatu proyek atau pekerjaan dimana untuk menambah pendapatan atau pun melakukan tugas yang diberikan oleh atasan atau orang lain.

Mungkin hingga saat ini, banyak proyek yang sukses dan gagal. Dimana kegagalan diakibatkan kurangnya persiapan yang matang dalam pembuatan atau pelaksanaan proyek tersebut. Maka dari itu, sebelum pelaksanaan proyek kita perlu melakukan "Manajemen Proyek dan Resiko" yang mana mengetahui resiko dari proyek itu dan cara untuk menghadapi proyek itu.

Disini saya akan mencoba memberikan contoh Manajemen Proyek dan Resiko pada proyek jalan tol.


Yang diperlukan dalam pembangunan jalan tol

  1. Tempat atau lokasi dimana jalan tol itu akan dibuat. Penentuan tempat berdasarkan lokasi yang strategis dan dekat dengan tempat yang sering terjadi kemacetan agar mobil dapat dialihkan rutenya ke jalan tol ini.
  2. Berapa panjang dari jalan tol tersebut.
  3. Penentuan letak awal dan akhir jalan tol tersebut.
  4. Membuat gerbang tol sesuai dengan lokasi yang dilewati.
  5. Membuat flyover atau underpass jika melewati jalan raya lain agar tidak menyinggung jalan tol.
  6. Menyiapkan tenaga kerja dan alat-alat berat yang akan dipakai.
  7. Membuat planing tentang waktu pelaksanaan, lama pengerjaan, dan terakhir jalan tol itu selesai.


Modal yang diperlukan

  1. Aspal, untuk mengeraskan jalan tol.
  2. Perlengkapan jalan misal. pembatas jalan, rambu lalu lintas dll.
  3. Sarana pada jalan tol seperti gerbang tol, rest area, pos pengamanan, dll.
  4. Dan sebagainya.

Modal yang diperlukan berasal dari APBD, Dinas Lalu lintas, dan retribusi jalan tol.

Untuk biaya jasa

  1. Pembuatan jalan tol beserta dengan perlengkapan jalannya
  2. Pembayaran personel tenaga kerja
  3. Pemakaian alat berat 


Masalah yang kemungkinan akan didapat

  1. Jalan rusak
  2. Fasilitas pendukung rusak

  3. Kemacetan bila volume kendaraan melebihi batas yang ditentukan

  4. Kemunginan terjadi kecelakaan di jalan tol


Cara penyelesaian

  1. Diadakan pemeriksaan jalan tol berkala.
  2. Segera perbaiki kerusakan agar tidak berdampak meluas ke pengguna jalan.

Thursday, October 14, 2010

Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.

Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri). Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.

Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus").
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai "ilmu tentang negara (state)". Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi "ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.

Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.
Pada abad ke-19 pula, perlunya landasan yang lebih kokoh bagi statistika menjadi semakin jelas. Karl Pearson, seorang ahli fisika matematik, menerapkan matematika pada biologi. Pearson melewatkan hampir setengah abad dalam penelitian statistika yang serius. Di samping itu, ia juga mendirikan jurnal Biometrika dan sebuah aliran statistika. Dengan demikian kajian statistika memperoleh dorongan besar.

Sementara Pearson hanya memperhatikan contoh besar (large samples), teori sampel besar yang dikembangkan ternyata tidak memuaskan peneliti yang selalu berhubungan dengan sampel kecil (small samples). Di antara mereka adalah W.S. Gosset, 1876-1937, murid Karl Pearson. Namun kemampuan matematika Gosset belum memadai untuk mendapatkan sebaran-sebaran pasti dari simpangan baku sampel, rasio antara rata-rata sampel dengan simpangan baku sampel, dan koefisien korelasi; statistik-statistik yang paling banyak diperhatikannya. Akibatnya, ia terpaksa mendasarkan pada kartu; mengocok, mengambil, dan kemudian membuat sebaran frekuensi empiriknya. Makalah yang membuat hasil penelitiannya ini muncul dalam Biometrika pada tahun 1908, dan ia menggunakan nama student. Sekarang ini sebaran t-Student merupakan alat dasar bagi statistikawan dan peneliti; dan me-student-kan merupakan istilah yang lazim dalam statistika. Kini penggunaan sebaran t-Student begitu meluas, dan menarik untuk diperhatikan bahwa seorang astronom Jerman, Helmert, telah mendapatkannya secara matematika jauh sebelumnya, yaitu pada tahun 1875.

R.A. Fisher, 1890-1962, yang dipengaruhi oleh Karl Pearson dan Student, memberikan sumbangan yang sangat banyak dan penting bagi statistika. Ia dan murid-muridnya memberikan dorongan yang besar bagi penggunaan prosedur-prosedur statistika dalam banyak bidang, terutama dalam bidang-bidang pertanian, biologi, dan genetika.

J.Neyman (1895) dan E.S.Pearson (1895), mengemukakan teori pengujian hipotesis pada tahun 1936 dan 1938. Teori ini meransang sejumlah besar penelitian dan banyak hasilnya mempunyai kegunaan praktis.

Pada tahun 1902-1950, Abraham Wald menulis dua buku yang sangat bermanfaat hingga saat ini, yakni 'Sequential Analysis' dan 'Statistical Decision Functions'. Dalam abad inilah (hingga saat ini) hampir semua metode statistika yang kini digunakan itu dikembangkan.

Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Statistika

Monday, September 27, 2010

Pengenalan Deret Fourier

Dalam matematika, Deret Fourier merupakan penguraian fungsi periodik menjadi jumlahan fungsi-fungsi berosilasi, yaitu fungsi sinus dan kosinus, ataupun eksponensial kompleks. Studi deret Fourier merupakan cabang analisis Fourier. Deret Fourier diperkenalkan oleh Joseph Fourier (1768-1830) untuk memecahkan masalah persamaan panas di lempeng logam.

Sebelum masuk ke deret fourier kita harus mengetahui apa beda barisan dengan deret?

Barisan adalah kumpulan dari suku bilangan. contoh : U1, U2, U3, ..., Un
Deret adalah jumlah dari kumpulan suku bilangan. contoh : U1 + U2 + U3 + ... + Un

Bentuk Umum

Bentuk umum dari deret fourier adalah sebagai berikut :













Penerapannya

Persamaan panas merupakan persamaan diferensial parsial. Sebelum Fourier, pemecahan persamaan panas ini tidak diketahui secara umum, meskipun solusi khusus diketahui bila sumber panas berperi laku dalam cara sederhana, terutama bila sumber banas merupakan gelombang sinus atau kosinus. Solusi sederhana ini saat ini kadang-kadang disebut sebagai solusi eigen. Gagasan Fourier adalah memodelkan sumber panas ini sebagai superposisi (atau kombinasi linear) gelombang sinus dan kosinus sederhana, dan menuliskan pemecahannya sebagai superposisi solusi eigen terkait. Superposisi kombinasi linear ini disebut sebagai deret Fourier.
Meskipun motivasi awal adalah untuk memecahkan persamaan panas, kemudian terlihat jelas bahwa teknik serupa dapat diterapkan untuk sejumlah besar permasalahan fisika dan matematika. Deret Fourier saat ini memiliki banyak penerapan di bidang


sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Deret_Fourier

Wednesday, June 23, 2010

Sistem Informasi Manajemen

Definisi

Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.

Tujuan Umum

* Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
* Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
* Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

Proses Manajemen

Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:

* Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
* Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
* Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.

Bagian

SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi:

* Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
* Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
* Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
* Sistem informasi personalia (personal information systems).
* Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
* Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
* Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
* Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
* Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
* Sistem informasi analisis software
* Sistem informasi teknik (engineering information systems).


source : http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Informasi_Manajemen

Monday, March 29, 2010

Fungsi Parameter dBase beserta Contoh

Fungsi-fungsi dBASE


Fungsi Integer berfungsi untuk membulatkan suatu bilangan
Sintaks :
INT (Ekspresi Numerik)
5
Contoh : .? int(7.9)
7
.X=7.5
7.5
.? int(-2.1)
-2
.? int(X+2)
9


Fungsi String berfungsi untuk mengubah numerik menjadi karakter.
Sintaks :
STR ( [] [desimal])
Contoh : .? str(15.49345)
15
.? str(15.500001)
16
Panjang : Panjang ekspresi numerik termasuk titik desimal
Desimal : Posisi desimal dalam ekspresi


Fungsi Substring berfungsi untuk mengambil beberapa karakter
Sintaks :
SUBSTR ( [] [number of chr])
Contoh : .store “NISSAN FAIRLADY Z” TO NAMA
.? substr(NAMA,8)
FAIRLADY Z
.? substr(“1853 4780 21245”,6,2)
47


Fungsi Val berfungsi untuk merubah karakter menjadi Numerik
Sintaks :
VAL (ekspresi karakter)
Contoh : .? val(“ABCD”)
0
.? val(“12.456”)
12.456
.? val(“123ABC”)
123


Fungsi Length berfungsi untuk menghitung panjang karakter
Sintaks :
LEN (ekspresi karakter)
Contoh : .? len(“XYZ”)
3
.? len(“1234567”)
7
6
.? len(“ABC DE”)
6


Fungsi Log berfungsi untuk menghitung logaritma natural
Sintaks :
LOG (ekspresi karakter)
Contoh : .? log(10)
2.30


Fungsi Round berfungsi untuk pembulatan numerik (sampai desimal angka)
Sintaks :
ROUND (ekspresi karakter, )
Contoh : .? round(1.234567,2)
1.23
.? round(1.237654,2)
1.24


Fungsi Space berfungsi untuk membuat karakter blank sebanyak ekspresi
numerik
Sintaks :
SPACE(ekspresi numerik)
Contoh : .? “Halo”+space(5)+”Bandung”
Halo Bandung
.Kosong=5
.? “Lambo”+space(Kosong)+”Gallardo”
Lambo Gallardo


Fungsi SQRT berfungsi untuk mencari akar dari suatu ekspresi numerik
Sintaks :
SQRT (ekspresi numerik)
Contoh : .? sqrt(16)
4
.store 100 to B
.? sqrt(B)
10


Fungsi Trim berfungsi untuk menghilangkan spasi yang terdapat di ujung
karakter
Sintaks :
TRIM(ekspresi karakter)
Contoh : .? trim(“Lancer “)
Lancer
.? trim(” lancer ”)
lancer
.? trim(“Nissan “)+”Skyline”
NissanSkyline